Narapidana Bunuh Diri Tidak Pernah Bercerita Soal Masalahnya

  • Oleh Agus Priyono
  • 15 Mei 2019 - 22:36 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Meninggalnya seorang narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya diduga akibat bunuh diri cukup mengejutkan pihak rutan.

Meskipun pendiam, kroban masih terlihat suka bergaul dengan teman-teman sesama warga binaan, juga rajin mengikuti kegiatan baik itu keagamaan maupun non keagamaan.

Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Rutan Kelas IIA Oktario mengatakan, pihaknya sama sekali tidak mengetahui apa permasalahan yang dihadapi oleh pemuda berusia 25 tahun tersebut.

"Dia tidak pernah curhat, ada masalah apa dengan petugas di sini. Dengan teman-temannya juga tidak. Bahkan keluarganya juga masih sering membesuk ke sini," ujar Rio, Rabu, 15 Mei 2019.

Ia menambahkan, pihaknya tidak bisa berspekulasi terkait apa penyebab yang melatarbelakangi korban memilih mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri seperti itu.

"Kami tidak bisa berspekulasi, apa penyebabnya. Kalau dibilang masalah keluarga juga kami tidak mengetahui karena yang bersangkutan tidak pernah cerita pada siapapun. Kalaupun soal masa hukuaman pun yang dia terima tidak sebarapa dibanding warga binaan lainnya," pungkas Oktario.

Jenazah korban saat ini sudah divisum oleh tim dokter forensik RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya. Hasilnya korban dinyatakan murni meninggal akibat bunuh diri. Selanjutnya jenazah korban, akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk kemudian dikebumikan. (AGUS PRIYONO/B-5)

Berita Terbaru