Hati-Hati Parsel Kedaluwarsa Jelang Lebaran

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 16 Mei 2019 - 14:36 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Palangka Raya mengingatkan kepada masyarakat di Kotawaringin Timur agar berhati-hati dalam membeli parsel. Karena bisa saja isi produk di dalamnya sudah mendekati masa kedaluwarsa. 

"Masyarakat harus memeriksa dulu parsel yang hendak dibeli, kalau sejumlah makanan dan kue serta minuman yang ada di dalamnya sudah mendekati masa kedaluwarsa, maka tidak usah dibeli, atau minta ganti dengan produk yang memiliki masa berlaku lebih panjang," ujar Kabid Pemeriksaan Balai Besar POM Palangka Raya Wiwik Wiranti, Kamis, 16 Mei 2019. 

Parsel sendiri mulai saat ini sudah mulai banyak dijual di sejumlah swalayan dan supermarket yang ada di Sampit ini. Namun yang perlu diperhatikan oleh penjual agar pruduk pangan yang ada di dalamnya memiliki masa berlaku minimal 6 bulan. Jika di bawah itu, maka tidak diperbolehkan untuk menjualnya. 

"Isi produk di parsel harus memiliki masa berlaku selama enam bulan. Kalau tidak maka harus diganti," kata Wiwik. 

Pihaknyapun juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah parsel yang mereka temui saat melakukan razia produk pangan kedaluwarsa dan kemasan rusak. Ada beberapa yang mereka temukan masa berlakunya tinggal 3 bulan. Sehingga mereka langsung memerintahkan petugas untuk membongkarnya dan menggantinya. 

"Hal ini kami lakukan agar isi parsel benar-benar bisa dimakan dan tidak berbahaya bagi kesehatan," terang Wiwik. (MUHAMMAD HAMIM/B-2) 

Berita Terbaru