Uang Pembelian Radio Rig dan Panel HT Digelapkan Kasi Keuangan

  • Oleh Naco
  • 16 Mei 2019 - 14:42 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Nito Prabowo (35) harus berurusan dengan hukum lantaran menggelapkan uang perusahaan untuk pembelian radio Rig dan panel HT.

Sidang terdakwa digelar di Pengadilan Negeri Sampit, Kamis, 16 Mei 2019, Jaksa Lilik Haryadi membacakan dakwaannya di hadapan majelis hakim Muslim Setiawan.

"Berawal pada 28 Agustus 2018 ada pengajuan anggaran ke kantor wilayah 2 PT KMB Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur sebesar Rp 4 juta untuk pembelian 2 buah radio Rig dan 2 unit panel HT," kata Lilik dalam dakwaannya.

Namun sampai November 2018 terdakwa tidak juga menyerahkan uang pembelian itu dengan alasan bahwa dana tidak disetujui oleh pihak kantor.

Saat dicek ternyata dana itu sudah dikeluarkan dan diterima oleh terdakwa dengan sementara uang itu dipergunakan untuk keperluan pribadi terdakwa

Hingga akhirnya perusahaan melakukan audit atas pekerjaan terdakwa pada November 2018 hingga ditemukan kerugian sekitar Rp 147.686.000. Setelah ketahuan melalui audit itu ia mengembalikan dana Rp 123.457689

Namun masih ada tersisa, kemudian ia kembalikan lagi Rp 20.228.500. Hingga tersisa uang untuk pembelian radio Rig dan panel HT tersebut sebesar Rp 4 juta itu saja.

Atas dakwaan itu terdakwa yang dibidik Pasal 374 KUHP itu tidak menyangkalnya. Namun uang yang tersisa Rp 4 juta itu sudah ia kembalikan. Tapi pengembalian itu setelah ia dilaporkan.

"Nanti silahkan bawa bukti pemgembalian itu. Jangan sampai hilang ya. Itu untuk pembuktiam saudara," katanya.

Sidang dilanjutkan pekan mendatang jaksa akan menghadirkan saksi. "Mohon izin yang mulia minta waktu sepekan untuk kami menghadirkan saksi," tukas jaksa. (NACO/B-6)

Berita Terbaru