Beda Agama, Siswa SMAN 1 Sampit Bagikan Takjil Hasil Sumbangan

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 18 Mei 2019 - 22:12 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ada yang perlu dicontoh dari siswa dan siswi SMAN 1 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Mereka tidak menghiraukan perbedaan agama.

Mereka melakukan aksi sosial membagikan takjil untuk berbuka bagi umat Islam. Takjil yang merupakan hasil dari sumbangan para siswa dan guru yang beragama Islam dan non muslim. Kegiatan sosial ini diinisiasi oleh Semansa Peduli.

"Kegiatan sosial yang kami lakukan ini tanpa membedakan masalah agama, namun semua murni untuk kegiatan sosial," ujar Koordinator Samansa Peduli, Muhammad Afif Sajali, Sabtu, 18 Mei 2019. Ada 250 takjil yang dibagikan.

Mereka memberikan takjil kepada pengendara yang melintas di depan sekolahnya di Jalan A Yani, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Pembagian takjil ini juga diikuti oleh Camat Mentawa Baru Ketapang Sutimin, Kapolsek Ketapang AKP AKP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra, dan perwakilan Danramil, serta ibu Bayangkari.

Kepala SMAN 1 Sampit, Darma Setiawan sangat mengapresiasi kegiatan ini. Hal ini salah satu bentuk tujuan sekolah untuk dicapai dalam pembentukan karakter para siswa.

"Kami tidak hanya ingin mengejar prestasi untuk para siswa dibidang akademik saja. Namun dari segi kerohanian dan penbentukan karakter siswa juga menjadi tujuan utama kami. Hal ini sudah dilakukan mereka tanpa membedakan agama atau lainnya," terangnya.

Sedangkan Kapolsek Ketapang yang juga ikut membagikan takjil juga senang melihat aksi dari para siswa tersebut. Sudah sepatutnya menjadi contoh bagi sekolah lain, sehingga pihaknya ikut datang membantu mereka dalam pembagian takjik.

"Jadi ini sangat diapresiasi dan kami ikut mendukung untuk bergabung membagikan takjil. Apalagi kami juga memiliki program bakti sosial, sehingga ini sejalan dengan program kami," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru