Angka Gizi Buruk di Kalimantan Tengah Menurun

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 21 Mei 2019 - 10:42 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Data Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan selama tiga tahun terakhir angka gizi buruk anak-anak di Kalimantan Terngah terus mengalami penurunan.

Bahkan data terakhir angka gizi buruk dapat ditekan sampai ke angka 5,5 persen. Jika dibandikan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan ditahun yang sama menunjukkan masih ada 17,7 persen balita mengalami masalah gizi. 

"Penurunan angka gizi buruk sangat tinggi selama tiga tahun terakhir. Terakhir dapat ditekan sampai angka 5,5 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul pada kegiatan FGD di Aula Bapeddalitbang Kalteng, Selasa 21 Mei 2019.

Ia menjelaskan pada tahun 2016 angka gizi buruk Kalimantan Tengah bisa dibilang cukup tinggi, gizi buruk Bumi Tambun Bungai berada diangka 24,7 persen.

Kemudian pada tahun 2017 angka gizi buruk sedikit mengalami penurunan sebesar 1,1 persen. Pada tahun ini angka gizi burum sebesar 23,6 persen.

"Penurunan signifikan terjadi di tahun 2018 menjadi 5,5 persen. Tahun tersebut terjadi penurunan sampai 18,1 persen," tandasnya. (HERMAWAN DP/B-5/Adv)

Catatan Redaksi:

Liputan khusus terkait tiga tahun kepemimpinan Gubernur Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Habib H. Said Ismail ini bisa dibaca pada edisi khusus Skh. Plalangka Post edisi  23 Mei 2019.

Berita Terbaru