Jumlah Rumah Sakit Terakreditasi di Kalimantan Tengah Bertambah

  • Oleh Agus Priyono
  • 21 Mei 2019 - 11:02 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Fokus Group Discussion (FGD) Publikasi Media dalam 3 tahun masa kepemimpinan Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, dan Wakil Gubernur Habib Ismail menoreh pencapaian dalam bidang kesehatan dengan terus bertambahnya jumlah rumah sakit yang terakreditasi.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Suyuti Syamsul mengatakan, pada 2016 ada 6 rumah sakit yang sudah terakreditasi di Kalteng, kemudian 3 rumah sakit yang menyusul di tahun 2017, sehingga total ada 9 rumah sakit yang terakreditasi.

Di tahun 2018 jumlah rumah sakit yang terakreditasi bertambah 5 rumah sakit, dan di tahun 2019 ada satu rumah sakit yang juga terakreditasi. Jadi total rumah sakit yang terakreditasi dari 2016 hingga 2018 sejumlah 15 rumah sakit.

"Salah satu pencapaian dari Pemprov Kalteng dengan meningkatnya jumlah akreditasi rumah sakit yang ada di kalteng Ini merupakan pencapaian yang luar biasa, karena dalam tiga tahun 15 rumah sakit sudah terakreditasi bahkan ada yang sudah terakreditasi bintang 5 atau paripurna," ujar Suyuti saat FGD, Selasa, 21 Mei 2019.

Ia menambahkan,  masih ada satu rumah sakit lagi yang belum mendapatkan akreditasi, yakni RS Pulang Pisau,  dan pihaknya akan terus mengajar hingga seluruh rumah sakit di Kalteng sudah terakreditasi.

"Saat ini rumah sakit yang belum terakreditasi adalah RS Pulang Pisau, namun akan diupayakan agar rumah sakit yang ada di Kalteng ini, terakreditasi," tandasnya. (AGUS PRIYONO/B-5/Adv)

Catatan Redaksi:

Liputan khusus terkait tiga tahun kepemimpinan Gubernur Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Habib H. Said Ismail ini bisa dibaca pada edisi khusus Skh. Plalangka Post edisi  23 Mei 2019.

Berita Terbaru