Banyak Masyarakat Kotawaringin Timur Mudik Gunakan Kapal karena Tiket Pesawat Mahal

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 21 Mei 2019 - 13:34 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Mahalnya harga tiket pesawat di Bandara H Asan Sampit membuat para pemudik di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) lebih memilih pulang ke kampung halaman menggunakan kapal. Itu sebagai upaya menghemat biaya sehingga tidak terlalu banyak uang keluar untuk transportasi. 

Hal tersebut disampaikan oleh Nur Wadi, salah seorang penumpang KM Kelimutu yang berangkat pada Selasa, 21 Mei 2019, pukul 04.00 WIB dini hari. Dirinya mengaku lebih memilih untuk naik kapal jika dibandingkan dengan pesawat, karena harga tiketnya sangat mahal. 

"Kalau dulu masih bisalah kita toleransi, namun sekarang sudah tidak bisa lagi. Karena sangat mahal," ujar Wadi, saat masih berada di terminal penumpang Pelabuhan Sampit. 

Perbedaan harga tiket pesawat sendiri sangatlah jauh, bahkan mencapai 4 sampai 5 kali lipat harga tiket kapal. Belum lagi perlakuan bagasi sehingga calon pemudik tidak bisa membawa barang banyak-banyak. Karena akan dikenakan biaya tambahan yang tidak sedikit jumlahnya. 

Hal yang sama dikatakan oleh Sastro, salah seorang pemuda yang sudah lima tahun lebih berdagang di Sampit. Dirinya mengaku sudah memesan tiket untuk mudik lebaran 2019 ini. Namun bukan tiket pesawat seperti tahun sebelumnya. 

"Aduh mas, sekarang harga tiket mahal. Lebih baik beli tiket kapal aja. Biar uangnya bisa dipakai untuk keperluan lainnya, lumayan lo mas," kata Sastro. 

Dirinya sendiri akan mudik ke kampung halamannya di Ngawi. Hal itu sudah dilakukan dirinya setiap tahun menjelang lebaran dan akan kembali lagi nanti sebulan setelah lebaran. 

"Biasanya saya hanya pulang satu bulan aja. Dan kembali lagi ke Sampit untuk bekerja seperti biasanya," terang Sastro. 

Wadi dan Sastro sendiri berharap agar ada kebijakan baru dari pemerintah untuk menurunkan tarif tiket pesawat. Sehingga pihaknya bisa kembali menggunakan jasa transportasi udara tersebut, dan dengan cepat sampai di tempat tujuan. (MUHAMMAD HAMIM/B-2) 

Berita Terbaru