Kejari Kotawaringin Timur Tetapkan Tersangka Kasus Tanah Sebabi

  • Oleh Naco
  • 22 Mei 2019 - 12:30 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Penyidik tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur akhirnya menetapkan tersangka dalam kasus pengadaan tanah di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

"Sudah ditetapkan tersangka. Hari ini sedang diperiksa," kata Kepala Kejari Kotawaringin Timur, Wahyudi, Rabu, 22 Mei 2019

Tersangka dalam kasus ini, kata Wahyudi, adalah pejabat dari Appraisal berinisial BP. Ia kini tengah diperiksa intensif oleh penyidik di ruang pidana khusus.

Penetapan tersangka itu dilakukan sejak dua pekan lalu, setelah Kajari Kotawaringin Timur menerbitkan surat penetapan tersangka.

Rencananya, tanah itu dibebaskan untuk lokasi pembangunan rumah sakit pratama di Telawang. Namun belum selesai, bahkan belum lunas pembayarannya Kejari Kotawaringin Timur sudah membidik kasus itu.

Tanah dengan luas 4,6 hektare itu dihargai sebesar Rp 13,7 miliar. Di mana pada APBD Murni 2018 sudah dibayar sekitar Rp 3,7 miliar. Pada APBD Perubahan rencananya akan dibayar Rp 5 miliar dan APBD Murni 2019 akan dibayar Rp 5 miliar. Namun sampai penghujung APBD Perubahan ini belum dibayar setelah kasus ini dibidik pihak kejaksaan.

Kejari membidik kasus ini setelah persoalan itu muncul lantaran harga tanah itu dianggap terlalu besar. Meski harga itu dihitung oleh tim Appraisal, penyidik setelah memeriksa sejumlah saksi berkeyakinan kalau ada yang tidak beres dalam pengadaan itu hingga proses hukumnya ditingkatkan dan ditetapkan tersangka. (NACO/B-2)

Berita Terbaru