Aplikasi Pilkada Serentak

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Perangkat Daerah Sulit Ditata Jika Pimpinan Baru Langsung Ganti Bawahan

  • Oleh Testi Priscilla
  • 22 Mei 2019 - 14:52 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Penataan organisasi perangkat daerah (OPD) diakui sebagai sesuatu yang sulit terwujud, jika begitu ada pimpinan baru langsung mengganti perangkat di bawahan.

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan ke DPRD Kota Palangka Raya pada Rabu, 22 Mei 2019.

"Setiap pimpinan diganti, semua diganti. Penataan organisasi perangkat daerah menjadi sulit, padahal sudah 16 tahun Kabupaten Balangan berpisah dengan Kabupaten Hulu Sungai Selatan atau HSS dan dinamikanya banyak tetapi soal tata kelola ini masih saja rancu," kata Ketua Rombongan, Rusdiansyah.

Dia melanjutkan, pembuatan peraturan daerah atau perda tata kelola pemerintah daerah pun menyesuaikan aturan lebih tinggi.

"Contohnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang selama ini pergerakannya pasif tetapi anggaran ada terus, hanya perekrutan pegawai saja yang dilakukan," kata Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Balangan ini lagi.

Bahkan, lanjutnya, kantor kearsipan itu pun belum ada dan masih menumpang di batas kantor kehutanan.

"Ini menjadi salah satu hal yang ingin kami benahi juga. Untuk apa OPD yang banyak jika tidak efektif tata kelolanya," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-11)

Berita Terbaru