Tersangka Kasus Tipikor Pengadaan Tanah di Sebabi Sebut sudah Bekerja sesuai Prosedur

  • Oleh Naco
  • 22 Mei 2019 - 20:28 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Basuki Purwadono alias BP, pejabat appraisal pada Toto Suharto dan rekan, resmi ditahan Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur, Rabu, 22 Mei 2019. 

Namum, tersangka melalui kuasa hukumnya secara tegas menyebut sudah bertindak sesuai prosedur dalam menilai tanah.

"Apa yang dilakukan sudah sesuai prosedur, sesuai dengan standar penilaian Indonesia. Kami belum tahu apa sih yang membuat dia jadi tersangka," kata Radian, salah seorang kuasa hukum tersangka.

Ramdan juga mengatakan kalau tersangka telah mengembalikan uang jasanya sebesar Rp48,4 juta ke pemerintah daerah pada Januari 2019. Pengembalian itu atas permintaan pemerintah daerah. 

BP ditahan setelah diperiksa sejak pukul 10.00 WIB oleh penyidik Tipikor Kejari Kotawaringin Timur. Dalam menghadapi perkaranya, BP didampingi tiga kuasa hukum.

Ia merupakan pejabat appraisal pengadaan tanah di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur, dengan luas lahan sekitar 5 hektare. Harga lahan itu sekitar Rp13,5 miliar. (NACO/B-3)

Berita Terbaru