Komunitas One Day One Juzz Berikan Bantuan kepada 100 Pengajar Al Quran

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 22 Mei 2019 - 22:20 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Komunitas One Day One Juzz (ODOJ) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, memberikan bantuan berupa bingkisan dan uang tunai kepada 100 orang guru ngaji di luar akademis.

Hal itu dilakukan sebagai tindak peduli kepada mereka yang saat ini hanya diupah alakadarnya dan di bawah kelayakan.

"Kami cukup prihatin dengan guru ngaji di luar akademis yang ada di Sampit ini. Mereka rela dibayar di bawah upah yang layak, demi mengajarkan membaca al qur’an dengan benar kepada anak-anak," ujar Divisi Humas One Day One Juz Sri Rezeki Syachwani, Rabu, 22 Mei 2019. 

Dengan adanya bantuan tersebut, komunitas ODOJ berharap bisa memotivasi pemerintah kabupaten agar bisa memperhatikan keberadaan guru ngaji di luar akademis seperti TPA. Terutama dalam masalah gaji. Karena selama ini mereka hanya diupah seikhlasnya. 

"Harusnya ini menjadi perhatian pemerintah daerah, untuk mengkoordinasi mereka dan memberikan upah yang layak seperti guru ngaji di sekolah ataupun akademis lainnya," kata Sri.

Kegiatan itu juga dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Ramadan, dengan tema Ramadan Bersama Al Quran Jilid II. Selain itu, sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat, khusunya umat muslim agar selalu gemar membaca al quran. 

"Kami mengajak masyarakat selalu membaca al qu’an setiap hari, tanpa ada tapi, walaupun hanya satu ayat dalam sehari," tutur Sri. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)

Berita Terbaru