Harga CPO Dibayangi Tingginya Produksi 

  • Oleh Nedelya Ramadhani
  • 23 Mei 2019 - 12:00 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Harga minyak sawit mentah (CPO) berjangka pada perdagangan Kamis (23/5/2019) masih dibayangi oleh tingginya output, sehingga berpotensi menekan harga komoditas ini.

Pada perdagangan Selasa (21/5/2019), harga CPO berjangka ditutup turun hampir 2% menjadi RM2.057 ($491,58) per ton. Penurunan itu juga sebagai yang pertama dalam enam sesi terakhir. 

"Pasar tertekan aksi jual teknikal seiring overbought setelah menguat selama lima sesi," kata seorang pelaku pasar di Jakarta.

Ia juga menyebutkan bahwa harga CPO juga tertekan oleh kekhawatiran bahwa output Mei bisa lebih tinggi dari perkiraan.

"Output selama Mei (versus April) kemungkinan mendatar," ucapnya.

Produksi minyak sawit di Malaysia turun 1,4% dari bulan sebelumnya menjadi 1,65 juta ton pada April.

Stok minyak sawit yang mendatar atau meningkat mulai April hingga Mei, menurut dia, dapat menambah stok yang sekarang sudah tinggi, sehingga dapat terus menekan harga. (NEDELYA RAMADHANI/m)

Berita Terbaru