Polisi Amankan Parang dari Pemudik di Pelabuhan Sampit 

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 24 Mei 2019 - 08:24 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Jajaran Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) mengamankan senjata tajam berupa sebilah parang dari seorang pemudik saat hendak memasuki terminal keberangkatan Pelabuhan Sampit, Jumat dini hari, 24 Mei 2019. 

"Tadi kami temukan seorang pemudik yang membawa senjata tajam jenis parang. Langsung kami amankan," ujar Kasubag Min Ops Ditpolairud Polda Kalteng AKP Sumarya.

Parang yang diamankan diserahkan kepada Polsek Kawasan Pelabuhan Mentaya (KPM). Sedangkan penumpang yang membawa sajam tersebut diperbolehkan mudik ke kampung halamannya. 

"Hanya parangnya saja yang kami amankan," kata Sumarya. 

Pengamanan parang dilakukan sebagai upaya mencegah agar tidak terjadi sesuatu yang bisa membahayakan bagi pemudik yang berangkat. Bahkan tidak hanya sajam saja yang akan diamankan, barang berbahaya lainnya juga akan dilakukan hal yang sama. 

"Kami ingin memastikan pemudik aman dan sampai ke tujuan dengan selamat. Sehingga sebelum masuk ke terminal, kami juga akan melakukan pemeriksaan terhadap penumpang," kata Sumarya. 

Ditpolairud Polda menerjunkan 15 anggota untuk mengamankan selama berlangsung arus mudik di Pelabuhan Sampit. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)

Berita Terbaru