Jaksa Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Terdakwa Kasus Sabu

  • Oleh Reno
  • 24 Mei 2019 - 13:50 WIB

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Kejaksaan Negeri Seruyan memastikan akan melakukan upaya kasasi ke Mahkamah Agung atas vonis bebasnya terdakwa yang merupakan Satpam Perkebunan Kelapa Sawit, Is, oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sampit.

Kepala Kejaksaan Negeri Seruyan Erwin Purba mengatakan, sesuai dengan hukum acara pihaknya akan lakukan langkah-langkah.

"Kita melakukan upaya hukum kasasi. Nanti akan kami tuangkan materi kasasi bahwa salah satu keterangan terdakwa dalam BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dia mengakui sebagai pemilik sabu," kata Erwin di Kuala Pembuang, Kamis 23 Mei 2019.

Menurut Erwin, di dalam persidangan terdakwa mencabut keterangannya tetapi alasan pencabutan keterangan ini secara hukum tidak terpenuhi.

"Kalau menurut hukum acara, alasan pencabutan keterangan ini harus ada alasan yuridisnya terdakwa pada saat pemberian keterangan, proses verbal di tingkat penyidikan itu apakah dalam keadaan di tekan, di paksa, namun hal demikiankan tidak terungkap selama proses persidangan bahwa terdakwa memberikan keterangan di hadapan penyidik waktu itu," jelas Erwin.

Saat itu, dalam keterangan terdakwa bahwa tidak dalam keadaan dipaksa atau ditekan. Erwin melanjutkan, informasi dari jaksa penutut umum bahwa dalam persidangan terdapat fakta baru bahwa saat penangkapan ada semacam tembakan peringatan. Itu sesuai standar operasional prosedur atau SOP oleh kepolisian sah saja dan itu tidak bisa jadi alasan pembebasan.

"Pada saat penyelidik melakukan penangkapan itu diserahkan kepada penyidik untuk dilakukan proses verbal. Nah pada saat proses verbal ini dia dalam keadaan bebas tidak tertekan, kalau memang dia tidak memilik barang bukti kenapa dia tidak memberikan keterangan di hadapan penyidik tidak memiliki barang bukti tersebut  pada saat dilakukan BAP," jelas Erwin.

 Erwin menegaskan, dalam minggu-minggu ini pihaknya melakukan kasasi, karena ada waktu 14 hari setelah diputuskan.

"Baru hari ini kami terima salinan putusan, itu akan kita analisa mudah-mudahan nanti hakim agung bisa berpihak kepada kita sesuai dengan fakta-fakta hukum yang ada," pungkasnya. (RENO/B-2)

Berita Terbaru