Legislator: Ada Kelompok Tani Dadakan Muncul Hanya saat Penyaluran Bantuan Pemerintah

  • Oleh Naco
  • 25 Mei 2019 - 14:42 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, H Rudianur mengingatkan kepada pemerintah daerah untuk menyalurkan bantuan kepada kelompok petani atau peternakan yang betul-betul mengelola dengan baik. 

Apalagi, setiap tahun pemerintah selalu memberikan bantuan bibit ternak dan sebagainya kepada kelompiok tani atau peternak. 

"Kami harapkan penerima bantuan itu memang harus merata, tidak fokus ke beberapa kelompok saja," kata Rudianur, Sabtu, 25 Mei 2019.

Tetapi, perlu diwaspadai yakni kelompok tani yang munculnya saat hanya ingin mendapatkan bantuan bibit dan lain sebagainya saja. Kelompok tani seperti ini, kerap tidak mampu mengembangkan dan mengelolanya.

"Jangan sampai diberikan ke kelompok tani dadakan yang mana munculnya saat itu, setelah terima bantuan langsung bubar," ucap dia.

Rudianur juga mengatakan dengan penyaluran bantuan yang tepat sasaran maka anggaran yang ada tidak sia-sia. Sebabdalam tujuan awal penganggaran di DPRD memberikan manfaat secara berkepanjangan kepada masyarakat. 

Dan apabila program bantuan itu sukses, maka tahapan selanjutnya diberikan kepada kelompok lain. Jika setiap tahun daerah bisa menyalurkan bantuan hingga 5 kelompok dan sukses pengembangannya, maka selama 5 tahun ada 25 kelompok yang bisa menerima. (NACO/B-11)

Berita Terbaru