Menteri Perhubungan Nilai Terminal Pelabuhan Kumai Lebih Baik Dari Pelabuhan Batu Ampar Batam

  • Oleh Wahyu Krida
  • 25 Mei 2019 - 18:30 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi mengecek kesiapan angkutan mudik Lebaran 1440 H di Pelabuhan Panglima Utar, Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu, 25 Mei 2019. Dalam kunjungan itu, Budi Karya mengatakan dalam hal kualitas, terminal Pelabuhan Kumai lebih bagus dibandingkan dengan Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

“Menurut saya kondisi Pelabuhan Kumai ini, sudah bagus. Terminal penumpangnya hampir sama dengan bandara dan dilengkapi pendingin ruangan. Sehingga membuat penumpang nyaman saat menunggu keberangkatan," jelas Budi Karya.

Terlebih, menurut Menhub RI, Pelabuhan Panglima Utar Kumai ini merupakan ikon keberangkatan bagi masyarakat dari Pulau Jawa yang bermaksud pulang kampung dari Kalimantan.

“Berdasarkan pantauan saya tadi, bila dibandingkan dengan Pelabuhan Batu Ampar Batam, memang kondisinya lebih bagus. Tapi untuk banyaknya penumpang, memang lebih banyak pelabuhan Batam," jelas dia.

Budi Karya juga berpesan pada seluruh pihak yaitu Bupati Kobar, KSOP Kelas IV  Kumai, Kepala Bandara Iskandar, dan pemegang keputusan lainnya agar memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang yang mudik.

“Tujuan masyakarat mudik, selain bersilatuhami lebaran bersama keluarga, tentunya untuk bersenang-senang bersama handai taulan. Bila ada kendala di perjalanan tentunya kasihan sekali," jelasnya.

Selain itu, keselamatan dalam pelaksanaan angkutan mudik lebaran ini juga harus menjadi prioritas utama.

“Keberangkatan penumpang dan kelayakan teknis angkutan mudik tentunya harus sesuai dengan izin yang diberikan Dirjen Perhubungan Laut. Lantaran kita memiliki daftar yang dibuat dan menjadi satu pijakan untuk mengontrol penumpang di darat dan di laut," jelas Menteri Perhubungan RI. (WAHYU KRIDA/B-11)

Berita Terbaru