Gubernur Kalimantan Tengah Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kompleks Puntun

  • Oleh Budi Yulianto
  • 25 Mei 2019 - 23:36 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 77 kepala keluarga dari tiga RT yang menjadi korban kebakaran di Jalan Rindang Banua, Kompleks Puntun, Palangka Raya menerima bantuan dari pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, masing-masing sebesar Rp5 juta.

Bantuan diserahkan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran bersama istri Yulistra Ivo Azhari secara simbolis, saat buka puasa bersama di Istana Isen Mulang, Sabtu, 25 Mei 2019.

Buka puasa bersama ini sekaligus dalam rangka syukuran hari jadi ke-62 Provinsi Kalteng dan syukuran 3 tahun kepemimpinan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran bersama wakilnya, Habib H Said Ismail.

Jumlah tersebut terdiri atas 39 KK di RT 02 RW 25, 28 KK RT 03 dan 10 KK di RT 05. Selanjutnya, mereka mengambil bantuan bersumber dari APBD tersebut ke kantor Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah.

"Mereka yang menerima bantuan adalah benar-benar korban kebakaran langsung. Baik yang rumahnya terbakar maupun penyewa, semua kita samaratakan," kata Kepala Dinas Sosial Kalteng, Suhaemi.

Dia menuturkan, data 77 KK tersebut diperoleh langsung dari RT, kelurahan dan camat. Sehingga data dipastikan benar.

Soal penggunaan, Suhaemi mengatakan itu merupakan hak dari masing-masing penerima bantuan. Yang jelas, pemerintah hadir membantu sesuai aturan yang berlaku. 

Suhaemi melanjutkan, pemerintah tidak bisa memberikan bantuan bangunan rumah karena terkendala dengan status dari tanah. Mulanya gubernur mengira para korban tinggal di atas tanahnya sendiri yang berstatus sertifikat.

"Mereka hampir 80 persen penyewa rumah barak. Tanahnya punya orang, baraknya punya orang," ungkapnya.

"Persyaratan membangun rumah itu mereka harus punya sertifikat atau SKT. Sedangkan yang ada ini hanya ada beberapa saja dan itu juga tidak ada suratnya," tuntasnya. (BUDI YULIANTO/B-11/Adv)