Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Mamuju Tengah Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Beras Oplosan Dijual ke Samuda hingga Tumbang Samba

  • Oleh Naco
  • 27 Mei 2019 - 14:16 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Rudi Sajak, tersangka kasus pengoplosan beras mengaku beras yang dioplos itu sempat dijual ke sejumlah pemilik toko di sejumlah kecamatan di Kotawaringin Timur.

"Terakhir saya jual di Samuda," kata tersangka saat pelimpaham berkas tahap II di Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur, Senin, 27 Mei 2019.

Selain menjual beras di Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan ia menjual beras itu ke Kecamatan Parenggean hingga ke Tumbang Samba Kabupaten Katingan.

Dari penuturan tersangka beras yang dipasarkan oleh CV Maju Jaya Bersama biasanya ada yang tidak laku, jika hal tersebut terjadi beras ditarik.

Beras tersebut ada yang berkutu dan bau kemudian diperbaiki mutunya dengan cara beras yang banyak fotonya dimasukkan ke dalam boks kemudian diberi obat insektisida untuk mematikan kutu kemudian setelah kutu mati, beras dibersihkan kemudian disemprot dengan pengharum rasa pandan.

Setelah harum, beras kemudian dicampur dengan beras polos dengan ukuran 50 banding 50 yang kemudian dikemas dengan merk Ikan Lele Super dan Olympic kemudian dijual di pasaran.

Tersangka diamankan pada Jumat 22 Maret 2019 sekitar pukul 15.30 WIB di gudang milik CV Maju Jaya Bersama yang berada di Jalan Manggis 2, Kelurahan MB Hilir, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Di mana saat itu diamankan beras polos tanpa label ukuran 50 Kg dikemas kembali ke karung berlabel Olympic dan Ikan Lele Super yang dilakukan oleh tersangka dengan karung berat 25 Kg, 20 Kg, 10 Kg dan 5 Kg. (NACO/B-5)

Berita Terbaru