Posisi Jabatan Ketua DPRD Katingan Mulai Ramai Diperbincangkan

  • Oleh Abdul Gofur
  • 27 Mei 2019 - 22:36 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Sejumlah kalangan termasuk sejumlah calon anggota legislatif terpilih hasil pemilu 2019 di Kabupaten Katingan akhir-akhirnya ini mulai membincangkan posisi jabatan untuk ketua DPRD untuk 5 tahun yang akan datang.

Saat ini posisi jabatan Ketua DPRD Katingan dijabat Ignatius Mantir Ledie Nussa dari Partai PDI Perjuangan. Mantir sapaan akrab Ketua DPRD Katingan ini kembali terpilih sebagai anggota legislatif untuk periode 2019-2024.

Dipastikan untuk posisi Ketua DPRD Katingan 5 tahun ke depan itu adalah jatah PDI Perjuangan. Pasalnya, PDI Perjuangan mendudukkan wakilnya paling banyak di kursi DPRD Katingan dengan 7 kadernya.

Otomatis menurut aturan jatah untuk pimpinan DPRD yakni posisi ketua berasal dari kader PDI Perjuangan. Tapi meski saat ini Ignatius Mantir L Nussa menjabat Ketua DPRD Katingan, namun bukan jaminan bahwa dirinya langsung kembali menduduki posisi jabatan ketua DPRD lagi, tapi ada mekanisme partai.

"Jadi menyangkut jabatan Ketua DPRD itu sudah pasti jatah dari PDI Perjuangan, tapi mengenai siapa yang akan menjabat itu ada ketentuan dari partai," ujar Mantir, Senin, 27 Mei 2019.

Berdasarkan ketentuan untuk jabatan posisi ketua DPRD, kader yang terpilih harus menjabat sebagai ketua atau sekretaris maupun bendahara di DPC PDI Perjuangan.

Saat ini Mantir menduduki posisi jabatan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Katingan. "Tergantung apakah itu tetap dipegang atau penugasan partai. Saya tidak terlalu berharap karean dulu saya jadi Ketua DPRD Katingan hasil penunjukan," ujarnya.

Namun jika partai mempercayakan dirinya sebagai Ketua DPRD Katingan dirinya mengaku siap. "Tapi kalau tidak, ya legowo. Diganti tidak masalah. Tapi secara administrasi ketua DPC masih penya hak untuk mendapatkan posisi ketua," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-6)

Berita Terbaru