Pria di Kapuas Meregang Nyawa Setelah Dikeroyok

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 28 Mei 2019 - 10:20 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Seorang pria berusia 32 tahun bernama Eriadi, warga Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya ini meregang nyawa setelah jadi korban pengeroyokan di Desa Bukit Batu, Kecamatan Mantangai, Minggu 26 Mei 2019 malam.

Korban diduga dikeroyok tiga orang pria yang belum diketahui identitasnya. Kepolisian sejauh ini masih melakukan penyelidikan.

"Tadi malam sudah dilakukan otopsi terhadap jasad korban untuk kepentingan penyelidikan. Kita juga menggali keterangan dari sejumlah saksi," kata Kapolsek Mantangai, AKP Feriza Winada Lubis, Selasa, 28 Mei 2019.

Dalam kejadian terrsebut, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya satu potong kayu dan sebuah pisau di sekitar lokasi kejadian.

"Tentunya kita akan lakukan pengejaran terhadap pelaku, yang jelas kita masih lakukan penyelidikan," katanya.

Kapolsek Mantangai menjelaskan berdasarkan keterangan dari para saksi, kejadian itu bermula saat saksi M Syahril berdiri di depan warung mama Upik, datang dua laki-laki yang tidak dikenal dan menanyakan seseorang bernama Wahyu.

Kemudian dijawab Syahril, kalau dia bukan Wahyu. Tetapi pelaku tersebut tidak percaya dan memukulnya menggunakan tangan kosong sebanyak satu kali.

"Usai dipukul itu, saksi atas nama Syahril langsung melarikan diri," kata Kapolsek Mantang.

Kemudian, Syahril dan saksi lain bernama Doni Atmaja pulang ke rumah dan menceritakan kepada korban Eriadi bahwa mau dipukul orang tidak dikenal.

Korban kemudian berangkat menggunakan sepeda motor menuju warung mama Upik dengan diikuti saksi Rina Mega dan Novita Wulandari.

Berita Terbaru