Pemudik Boleh Bawa Saudara saat Balik, Asal Miliki Kemampuan Kerja

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 01 Juni 2019 - 21:32 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kapolda Kalteng, Irjen Pol Anang Revandoko memberikan saran kepada pemudik asal Kalteng, yang kembali ke daerah sini sekaligus membawa saudaranya. Agar saudara yang dibawa itu memiliki niat bekerja dan kemampuan.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Kalteng, Irjen Pol Anang Revandoko saat melepas penumpang mudik gratis dari Pelabuhan Panglima Utar, Kumai ke Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Sabtu, 1 Juni 2019.

Pelepasan dilakukan secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Bupati Kobar Nurhidayah dan didampingi Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri.

"Nanti jika usai lebaran dan kembali ke Kalteng, jika ingin membawa warga atau keluarganya, harapan saya yang dibawa memiliki kemampuan dan dapat bekerja dengan baik di sini," kata Anang Revandoko.

Setelah pelepasan, Kapolda Kalteng didampingi Sekda Kalteng dan Bupati Kobar, meninjau langsung kondisi Kapal Pelni KM Egon yang akan bertolak ke Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang ini.

Adapun jumlah penumpang yakni 700 orang, dan 100 di antaranya mereka yang beruntung mendapatkan tiket mudik gratis.

"Iya, jadi yang berangkat ke Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang ini sebanyak 700 orang dan 100 di antaranya mendapat tiket gratis. Penumpang tidak hanya dari Kobar saja, tetapi juga dari Sampit dan Palangka Raya," kata dia.

Kapolda juga berpesan kepada penumpang agar tetap menjaga keselamatan, ketertiban, kerapian, kebersihan dan keamanan di dalam kapal.

"Mudik gratis ini dalam rangka negara melayani masyarakat yang hendak ingin pulang kampung merayakan Hari Raya Idulfitri," kata dia.

Sementara itu, salah satu penerima mudik gratis, Mulyono tidak menyangka ada program ini. Program itu membantu masyarakat yang tidak memiliki biaya untuk lebaran di kampung halaman.

Berita Terbaru