Gubernur Batal Salat Id di Palangka Raya, Ini Alasannya

  • Oleh Agus Priyono
  • 05 Juni 2019 - 07:56 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran dijadwalkan mengikuti salat Id berjamaah di Bundaran Besar Palangka Raya, Rabu, 5 Mei 2019, namun akhirnya batal.

Ketidakhadiran Gubernur disebut lantaran adanya permintaan dari pihak keluarga besarnya, terlebih ayah dari Sugianto saat ini dikabarkan baru saja sembuh dari sakit.

"Hari ini Gubernur meminta maaf tidak bisa hadir di tengah-tengah kita, karena adanya permintaan dari keluarga beliau terlebih orangtuanya yang telah sepuh ingin bersama-sama salat id di Pangkalan Bun," ujar Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri dalam sambutanya jelang salat Id.

Salat Id yang digelar di Bundaran Besar Kota Palangka Raya dihadiri ratusan umat muslim yang ada di Palangka Raya.

Tidak lupa pengawalan keamanan dari aparat, baik TNI maupun Polri yang disiagakan guna kelancaran acara tersebut.

Usai menjalani salat Id Sekda Kalteng Fahrizal Fitri mengundang seluruh masyarakat untuk hadir ke Istana Isen Mulang silaturahmi merayakan Hari Raya Idul Fitri ini. (AGUS/B-5/Adv)

Berita Terbaru