Warga Sukamara Harus Hati-Hati Saat Berlibur Ke Pantai

  • Oleh Norhasanah
  • 06 Juni 2019 - 09:35 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Wakil Bupati Sukamara H Ahmadi mengingatkan, bagi masyarakat yang pergi berlibur ke wisata pantai untuk lebih berhati-hati, serta tidak bermain di sejumlah lokasi yang dilarang oleh petugas.

"Daerah wisata pantai kita inikan terkenal dengan bisa ular, jadi kita pasang pemberitahuan atau pembatas untuk tempat-tempat tertentu," ucap H Ahmadi, Kamis, 6 Juni 2019.

Menurutnya, pemasangan tanda larangan tersebut bertujuan agar tidak adanya anak-anak bermain di laut dan dilokasi yang dianggap rawan adanya ular-ular berbisa.

"Kita juga berharap dari orang tua untuk tidak lengah, dan jangan membiarkan anak-anaknya bermain tanpa pengawasan orang-orang dewasa," pintanya.

Ahmadi menambahkan, agar masyarakat yang berkunjung ke wisata pantai yang ada di Kecamatan Pantai Kunci dan Kecamatan Jelai merasa nyaman, pemerintah juga telah melakukan perbaikan terhadap jalan-jalan berlubang.

"Jalan-jalan yang berlubang arah wisata juga sudah kita tutupi, ini bertujuan untuk menghindari terjadinya kecelakaan, karena nanti akan ada puluhan ribu anak-anak yang datang kesana, ngebut-gebutan dan sebaginya, kalau ada lubang dan kecelakaan, nanti pemerintah lagi yang disalahkan," ujarnya.

Ahamdi berharap, dengan telah diperbaikinya jalan yang mengarah wisata, maka masyarakat yang ingin pergi kepantai tidak lagi terganggu dengan kondisi jalan.

"Mudah-mudahan kondisi jalan yang sudah nyaman ini, tidak terjadinya kecelakaan atau hal-hal yang tidak diinginkan, dan wisatawan baik yang berasal dari dalam maupun luar kota merasa nyaman terhadap fasilitas yang telah disediakan," harap H Ahmadi. (NORHASANAH/m)

Berita Terbaru