Dua Remaja Mengaku tidak Ada Motif Khusus Bunuh Pedagang Sayur

  • Oleh Syahriansyah
  • 06 Juni 2019 - 23:16 WIB

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Tidak ada motif khusus dari kasus pembunuhan Kariadi, pedagang sayur, yang jasadnya ditemukan di Kecamatan Permata Intan, Kabupaten Murung Raya.

Laki-laki berusia 25 tahun itu tewas mengenaskan di tangan dua remaja tanggung berusia 15 dan 16.

Kapolsek Permata Intan Ipda Heri Purwanto mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap kedua pelaku, keduanya mengaku tidak memiliki niat untuk membunuh korban. 

"Tempat kedua pelaku membunuh korban memang sepi. Sepertinya kedua pelaku sudah merencanakan siapa saja yang melewati jalan tersebut akan dimintakan uang," ungkap Kapolsek Permata Intan melalui pesan WhatsApp, Kamis, 6 Juni 2019.

Lalu melintaslah Kariadi, menggunakan sepeda motor Honda Supra. Korban lantas diberhentikan oleh kedua pelaku untuk dimintai uang dengan cara paksa.

Ketika korban melawan kedua pelaku yang masih di bawah umur lantas menusukan pisau ke tubuh korban hingga darah mengucur.

" Korban sempat melawan saat itu untuk tidak memberikan uang kepada kedua pelaku. Sejak itulah kedua pelaku melakukan aksi pencurian dan kekerasan kepada korban," tandas Ipda Heri Purwanto. 

Saat ini kedua orang tua pelaku menyatakan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus itu kepada pihak kepolisian. Orang tua mereka juga mengaku akan menerima keputusan yang nantinya dijatuhkan majelis hakim. (RIANSYAH/B-3)

Berita Terbaru