Belum Jelas Identitas Maling Terekam CCTV Curi Uang Rp 2,5 Juta Milik Pondok Pesantren

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 10 Juni 2019 - 15:42 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pelaku pencurian terekam  dalam video  CCTV yang tersebar di media sosial hingga saat ini belum diketahui identitasnya.

Namun kerugian yang dialami oleh pihak Pondok Pesantren Darul Ma'rifah Sampit mencapai Rp 2,5 juta. 

"Maling tersebut berhasil mencuri uang yayasan, jumlahnya yakni Rp2,5 juta," ujar pengurus Ponpes Darul Ma'rifah Sampit, Yusup, Senin, 10 Juni 2019. 

Uang yang dicurinya terletak di laci meja yang berada di ruang guru. Pelaku hanya mengambil uang saja, sedangkan sejumlah barang elektronik yang ada di kantor itu masih utuh, tidak ada yang hilang satupun. 

"Kalau barang lainnya masih utuh, tidak ada yang hilang. Sedangkan uang tersebut merupakan uang pembayaran dari pendaftaran santri baru di pondok tersebut," katanya. 

Sementara itu pencurian itu terjadi pada 4 Juni 2019. Saat itu, kantor sedang kosong dan lingkungan pondok juga sepi karena seluruh santri libur menjelang Idul Fitri.

Keadaan tersebutlah yang dimanfaatkan oleh pelaku untuk beraksi.  Namun aksi oencurian tersebut baru diketahui oleh pihak yayasan pada Sabtu, 8 Juni 2019.

Ketika salah satu ustaz masuk ke kantor dan hendak mengambil uang pendaftaran tersebut, untuk disetorkan ke bank. Tetapi dirinya kaget karena uang tersebut sudah tidak ada. 

"Mengetahui hal itu, dirinya memutar vidio rekaman CCTV. Dan ternyata uang tersebut diambil oleh maling," terang Yusup. 

Saat ini pihaknya belum melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian. Karena masih menunggu pimpinan pondok pesantren tersebut yang berada di luar kota. (MUHAMMAD HAMIM/B-6) 

Berita Terbaru