Sidang Kasus Korupsi Yantenglie Diskors Karena Surat Tugas Tertinggal

  • Oleh Agus Priyono
  • 11 Juni 2019 - 18:56 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sidang kasus tindak pidana korupsi yang menjerat mantan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie sebagai terdakwa di skors dan terancam ditunda lantaran ahli perbankan yang dihadirkan tidak membawa surat tugas.

Ahli yang merupakan dosen di Fakultas Hukum Universitas Trisakti ini mengaku surat tugasnya tertinggal saat melakukan check in di bandara saat akan menuju Palangka Raya.

Majelis Hakim yang diketuai Agus Windana, kemudian menanyakan kepada jaksa penuntut umum (JPU), untuk meminta pertimbangan apakah persidangan akan dilanjut, namun secara tegas ditolak oleh JPU.

"Kami menolak yang mulia, karena dengan surat tugas tersebut menjadi bukti bahwa keterangan ahli ini bisa diterima," ujar JPU, Rabani saat persidangan, Selasa, 11 Juni 2019.

Agus Windana selaku hakim ketua kemudian memutuskan jika sidang tersebut diskors selama 30 menit hingga penasihat hukum terdakwa mampu menunjukan bukti surat tugas kepada majelis hakim dan JPU.

"Sementara sidang kami skros selama 30 menit, jika penasihat hukum tidak mampu menunjukan surat tugas ahli, maka sidang akan kami tunda," tutup Agus seraya mengetuk palu. (AGUS/B-5)

Berita Terbaru