Lampu Lalu Lintas di Perempatan Jalan Hasanundin Mati karena Tersambar Petir

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 11 Juni 2019 - 18:36 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Lampu lalu lintas di perempatan jalan Hasanudin menuju Jalan Diponegoro tidak berfungsi selama dua hari lebih, akibat tersambar petir.

Hal ini diungkapkan oleh pemilik usaha potong rambut D'gunting Babershop tepat di pinggir sudut perempatan jalan tersebut, yang enggan disebutkan namannya.

"Sudah sekitar dua hari yang lalulah lampu merahnya mati, tepatnya itu pada saat hujan deras kemudian ada petir dan menyambar lampu merah tersebut," ujarnya kepada Borneonews, Selasa, 11 Juni 2019.

Dia menambahkan, pada awalnya lampu sempat menyala tetapi tidak berfungsi sempurna. Kemudian mati sampai sekarang dan belum diperbaiki.

"Setelah ada petir tu sempat nyala, tapi ketiganya nyala semua. Setelah itu mati semua sampai sekarang," ungkapnya.

Pantauan Borneonews, akibat tidak berfungsinya lampu tersebut, lalu lintas di jalan tersebut jadi kacau. Pengendara roda dua maupun roda empat tidak mau mengalah dan saling serobot. Alhasil suara klakson saling bersahutan.

"Sudah dari kemarin saya lewat sini lampu merahnya mati, Mas, biasanya kalau mati nggak sampai hitungan hari sudah diperbaiki. Nggak tau ini kok lama," ujar Yohanes (22) seorang pengguna jalan.

Dia berharap semoga pemerintah atau pihak yang berwenang untuk segera memperbaikinya, karena ini sangat berbahaya, apa lagi ada anak sekolah yang suka kebut-kebutan.

Borneonews mencoba menghubungi kantor dinas yang terkait permasalahan tersebut. Namun hingga berita ini diunggah, komunikasi belum tersambung. (DANANG/m)

Berita Terbaru