Pemilik Bengkel Syok Diserang Pemuda Diduga Stres Tengah Malam

  • Oleh Testi Priscilla
  • 12 Juni 2019 - 01:40 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemilik Bengkel di Jalan Simpei Karuhei IV, Palangka Raya, Ani, mengaku syok atas kejadian yang menimpanya pada Rabu, 12 Juni 2019. Seorang pemuda diduga stres tiba-tiba mengamuk ydi depan bengkel menggunakan kayu papan. Selain itu, beberapa sepeda motor sempat dijejerkan di jalan raya.

"Sekitar jam sebelas tadi ribut-ribut di depan sini. Anjing saya juga ribut menggonggong ternyata orang itu ngamuk pukul-pukul motor dan jejer beberapa sepeda motor juga di jalan," kata Ani kepada Borneonews.

Seorang warga, Sumari, yang mengamankan pemuda diduga stres ini menuturkan, ia hendak lewat Jalan Simpei Karuhei ini namun terhalang tindakan pemuda tersebut yang menjejerkan sepeda motor di jalan raya.

"Saya kira tadi dia bawa pisau makanya langsung kita amankan saja daripada tambah ngamuk, ternyata dia pakai papan. Tapi memang dia bawa korek, kami takutnya dia mau bakar bengkel itu atau motor-motor di situ," tutur Sumari yang dibenarkan sejumlah warga.

Bahkan seorang warga mengaku sempat cekcok dengan pemuda ini tadi siang lantaran meneriakinya di jalanan dan membuat kaget.

Ketua RT 06/RW XXV, Royke T Wowiling kepada Borneonews mengatakan bahwa sekitar pukul 11 malam warga melaporkan telah mengamankan seorang pemuda diduga stres.

"Warga amankan pemuda ini dengan mengikatnya di pohon. Karena katanya pemuda ini mau membakar kendaraan di bengkel di sebelah Jalan Simpei Karuhei IV ini makanya diamankan warga," tuturnya.

Pemuda yang hanya mengenakan celana pendek merah ini diduga mengakibatkan beberapa kerusakan di bengkel tersebut dan hampir menyulut api pada beberapa sepeda motor.

"Kita laporkan ke Polres Palangka Raya supaya dibawa ke kantor polisi. Karena kita takutnya kalau dilepas begitu saja dia bisa mengamuk lagi. Selain itu supaya dicarikan keluarganya, karena dia ini bukan warga kita, tidak ada yang kenal," tutur Roy lagi. (TESTI PRISCILLA/m)

Pemilik bengkel menunjukkan beberapa kerusakan yang disebabkan amukan pemuda diduga stres, Rabu, 12 Juni 2019.

Berita Terbaru