8 Kecamatan di Katingan Terdampak Banjir

  • Oleh Abdul Gofur
  • 12 Juni 2019 - 15:12 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Delapan wilayah kecamatan di Kabupaten Katingan terdampak banjir akibat luapan air Sungai Katingan.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Katingan Akhmad Rubama, Rabu, 12 Juni 2019 mengatakan, ke-8 wilayah yang terdampak banjir itu semuanya berada di jalur Sungai Katingan.

Sungai Katingan sendiri memiliki panjang lebih dari 600 kilometer yang berhulu di wilayah Kecamatan Bukit Raya berbatasan dengan wilayah Provinsi Kalbar, serta berhilir di wilayah Kecamatan Katingan Kuala berbatasan langsung dengan laut Jawa.

Ke-8 kecamatan itu, yakni Katingan Hului, Marikit, Sanaman Mantikei, Katingan Tengah, Pulau Malan, Tewang Sanggalang Garing, Katingan Hilir dan Kecamatan Tasik Payawan.

Menurut Akhmad Rubama, Kecamatan Katingan Hulu dan Marikit paling pertama dilanda banjir. Banjir kemudian bergerak ke wilayah Kecamatan Sanaman Mantikei dan Kecamatan Katingan Tengah.

Surut di wilayah Katingan Tengah, banjir kemudian melanda wilayah Pulau Malan dan Tewang Sanggalang Garing, disusul Katingan Hilir dan Tasik Payawan.

Hingga saat ini banjir masih terjadi di wilayah Katingan Hilir dan Tasik Payawan. Namun banjir di dua kecamatan ini berangsur surut. Menurutnya, banjir yang terjadi akibat luapan Sungai Katingan di delapan kecamatan itu paling lama berlangsung dua hingga tiga hari.

Hanya permukiman yang berada di bantaran sungai atau tidak jauh dari daerah aliran Sungai Katingan yang selama ini terdampak banjir. Akhmad Rubama mengaku, bencana banjir yang terjadi di daerahnya sejauh ini tidak ada menimbulkan jatuhnya korban jiwa. Akan tetapi tidak jarang warga kehilangan harta benda akibat banjir ini. (ABDUL GOFUR/B-5)


TAGS:

Berita Terbaru