Pemkab Kobar Diminta Jemput Bola Data Pendatang Baru

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 12 Juni 2019 - 19:00 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kabupaten Kotawaringin Barat merupakan daerah sedang berkembang, sehingga minat pendatang ingin mengadu nasib cukup tinggi. Oleh karena itu demi penertiban penduduk, Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat diminta secara langsung mendata jumlah penduduk tetap.

Wakil Ketua 2 DPRD Kobar Mulyadin mengatakan, pasca libur lebaran biasanya masyarakat yang mudik, kemudian kembali ke Kobar selalu membawa saudara atau kerabatnya. Kobar sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin mencari rezeki.

"Untuk pendatang baru, Pemkab Kobar tidak bisa menolak dan sangat wajar jika banyak pendatang ingin mencari kerja di sini, karena Kobar daerah yang tengah membangun dan membuka diri,'. Ujarnya, Rabu, 12 Juni 2019.

Dia mengharapkan, bagi pendatang baru sadar mengurus surat pindah. Hal itu guna tertib data kependudukan di Kobar. Untuk itu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil pun harus gencar turun ke lapangan dan jemput bola serta bersosialisasi, terutama ke setiap perusahaan perkebunan kelapa sawit. 

"Data ini sangat penting, agar Kobar memilki data yang valid. Jadi tugas dari Disdukcapil untuk mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat, karena masih banyak para pendatang belum memilki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kobar. Mereka masih menggunakan KTP daerah asal, karena belum mengurus surat kepindahan domisili, padahal tinggal di Kobar sudah bertahun-tahun," ungkapnya.

Lebih lanjut kata dia, untuk mempermudah pelayanan bagi masyarakat, sebaiknya Disdukcapil harus jemput bola. Ini karena sebagian besar pendatang baru tinggal di desa-desa. Mereka biasanya bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit. 

"Tentu ini perlu dilakukan agar masyarakat Kobar bisa tertib administrasi dan terdata dengan baik," pungkasnya. (DANANG/m)

Berita Terbaru