Peran FKPT Kalteng Lebih pada Pencegahan Terorisme

  • Oleh Budi Yulianto
  • 13 Juni 2019 - 10:56 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme atau FKPT Provinsi Kalimantan Tengah, Nurul Edy menyebut bahwa peran pihaknya dalam bertugas lebih pada pencegahan.

"Secara lembaga FKPT itu kepanjangan Badan Nasional Penanganan Terorisme. Fungsi tugasnya lebih banyak pada pencegahan, bukan ekseskusi keberadaan mereka, karena itu tugas institusi Polri dan aparat keamanan lainnya," kata Nurul Edy, Rabu, 12 Juni 2019.

"Jadi kita lebih banyak pada kegiatan pencegahan, imbauan seperti sosialisasi kepada masyarakat, pemuda dan lain-lain," imbuhnya.

Nurul Edy kembali menegaskan langkah memonitor keberadaan seseorang yang masuk dalam jaringan dugaan teroris dilakukan oleh kepolisian.

Di sisi lain dia mengingatkan pihak terkait harus mengetahui dinamika perkembangan lingkungan hingga tingkat bawah.

RT juga harus tahu jika ada pendatang baru. Sementara itu hari ini, Kamis, 13 Juni 2019, Polda Kalteng kembali merilis hasil pengungkapan terduga teroris di 2 tempat yakni Kota Palangka Raya dan Kabupaten Gunung Mas.

Jika sebelumnya berjumlah 33, kali ini bertambah menjadi 34 orang yang diamankan. Namun yang baru ditetapkan tersangka terduga teroris masih 2 orang. Selebihnya masih didalami dan dirawat di dinas sosial untuk memulihkan fungsi sosialnya. (BUDI YULIANTO/B-6)

Berita Terbaru