Kepala MAN 1 Murung Raya: Bantuan Orang Tua Anak Didik Baru Bukan Pungli

  • Oleh Syahriansyah
  • 13 Juni 2019 - 12:56 WIB

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Kepala Madrasan Aliyah Negeri (MAN) 1 Murung Raya, Lisnor Aen menyebut jika bantuan dari orang tua anak didik baru yang mendaftar di sekolahnya bukan pungutan liar.

Kuota yang tersedia hanya 216 peserta didik baru karena ruang kelas terbatas. Namun orang tua anak didik baru meminta agar pihak MAN 1 Mura menambah kuota penerimaan peserta didik baru dengan menambah ruang kelas baru.

"Ini permintaan orang tua peserta didik baru. Sebelumnya kami melakukan pertemuan dan hasilnya pihak orang tua anak didik baru siap membantu secara swadaya untuk membangun ruang kelas baru," ungkapnya, Kamis, 13 Juni 2019.

Maka dari itu Lisnor Aen menegaskan bantuan dari orang tua anak didik baru bukan pungutan liar (Pungli), namun atas kemauan orang tuan anak didik baru yang mendaftar di MAN 1 Mura.

"Kami mengapresiasi apa yang dilakukan oleh orang tua anak didik baru dengan memberi bantuan kepada MAN 1 Mura untuk melakukan pembangunan kelas baru, namun yang perlu jadi catatan ini bukan pungutan liar," tegasnya.

Dengan terbangunnya ruang kelas baru maka seluruh kuota yang ditambah sudah terpenuhi untuk ruang kelas peserta didik baru. (RIANSYAH/B-6)

Berita Terbaru