Pasangan Suami Istri Diringkus karena Edarkan Sabu

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 20 Juni 2019 - 14:52 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pasangan suami istri harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di balik jeruji besi karena sabu.

Akibat perbuatan mereka yang nekat mengedarkan sabu, hingga ditangkap jajaran Satreskoba Polres Kotawaringin Timur. 

Pasangan suami istri ini yakni MJ (28) dan NDP (26). Mereka tinggal di Gang Marikit, Jalan Nurul Hidayah, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Sampit. 

"Pasutri ini kami tangkap di rumahnya Rabu, 19 Juni 2019 sekitar pukul 17.00 WIB dan saat ini masih dalam pemeriksaan mendalam di Polres Kotim," ujar Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kasat Narkoba Iptu Arasi, Kamis, 20 Juni 2019. 

Dari tangan kedua tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 6 paket plastik kecil berisi 2,86 gram sabu, sebuah kantong plastik, satu pak olastik klip kecil, sebuah potongan sedotan berbentuk sendok, sebuah timbangan digital, pipet, korek api, gunting, dompet, bong dari botol plastik, telepon genggam, dan uang tunai Rp 800.000.

"Semua barang bukti sudah diamankan, dan kami juga masih melakukan pengembang, karena masih ada kemungkinan tersangka lainnya," katanya. 

Tertangkapnya pasutri tersebut bermula ketika jajaran Satreskoba Polres Kotim mendapatkan informasi bahwa mereka merupakan pengedar sabu di rumahnya, sehingga dilakukan penyelidikan dengan mendatangi tempat tinggal tersangka. 

Saat itu keduanya sedang berada di rumah, dan langsung diamankan. Setelah mengamankan terlapor, polisi melakukan penggeledahan di rumah tersebut, hingga menemukan barang bukti sabu yang disimpan di dalam plastik hitam dan di taruh di bawah pentilasi kamar mandi. 

Mendapati barang bukti tersebut, keduanyapun langsung diamankan dan dibawa ke mapolres untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Guna mengetahui dari mana asal barang, dan dijual kepada sipa saja. (MUHAMMAD HAMIM/B-6) 

Berita Terbaru