Partisipasi Masyarakat Bagian Tak Terpisakan dari Penyelenggaraan Ibadah Haji

  • Oleh Ramadani
  • 20 Juni 2019 - 20:10 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh – Wakil Bupati Barito Utara, Sugianto Panala Putra mengatakan, penyelenggaraan ibadah haji menjadi tanggung jawab pemerintah, dalam hal ini ditangani Kementerian Agama. Namun partisipasi masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem dan manajemen penyelenggaraan ibadah haji.

“Dalam pelaksanaannya di daerah, pembinaan bagi calon jamaah haji dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama kabupaten / kota setempat sesuai dengan UU No 13 / 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji,” katanya, Kamis 20 Juni 2019.

Ia menjelaskan, tujuan dari penyelenggaraan haji adalah untuk memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan yang sebaik-baiknya bagi calon jamaah haji. Sehingga calon jamaah haji dapat menunaikan ibadahnya sesuai dengan ketentuan ajaran agama Islam.

Wabup juga mengatakan, manasik haji bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada calon jamaah haji mengenai tahapan-tahapan dalam menunaikan ibadah haji yang baik dan benar.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, H Tuaini menambahkan, manasik haji ini sangat penting bagi calon jamaah haji dan wajib diikuti. Tahun lalu untuk tingkat kecamatan banyak yang tidak mengikuti manasik ini.

“Padahal manasik haji ini sangat penting. Memang bahasanya manasik ini teori berbeda dengan prakteknya, dan paling tidak membekali diri agar tidak lepas dan tidak keliru saat mengikuti prakteknya. Akhirnya jadi keliru mana yang wajib, mana yang sunah, dan pada akhirnya yang rukunnya malah terabaikan,” kata H Tuaini. (RAMADAHANI/B-2)

Berita Terbaru