Ditinggal Istri ke Jawa Jadi Alasan Oknum Pengasuh Pondok Pesantren Setubuhi Santriwati

  • Oleh Reno
  • 20 Juni 2019 - 18:08 WIB

BORNOENEWS, Kuala Pembuang - Sering ditinggal istrinya ke Jawa menjadi alasan oknum pengasuh pondok pesantren di sebuah desa di Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan ini menyetubuhi santriwatinya.

Dengan alasan itu pria berusia 35 tahunan ini tega merampas kehormatan santriwatinya sebanyak tiga kali.

Karena sering ditinggal istrinya ke Jawa sehinga ada kesempatan pelaku melakukan pendekatan dengan seorang santriwati yang masih berusia 16 tahun itu.

Pelaku mengaku sering berdua di tempat yang sepi dan pada larut malam dengan sang gadis desa itu.

"Istri terkadang di Jawa terkadang di pondok, jadi saya dengan dia (korban) ada kedekatan. Kami melakukanpun suka sama suka. Sempat pacaran," kata pelaku di hadapan Jaksa Penuntut Umum atau JPU Kejari Seruyan Arwan, Kamis, 20 Juni 2019.

Di hadapan jaksa, pelaku kembali menyebutkan bahwa tidak ada paksaan  hingga ia berhasil merebut keperawanan santriwatinya itu.

"Benar tidak ada paksaan pak. Kami saling suka saja, memang pertama saya yang mengajak dia gituan (berhubungan)," ucap pelaku. (RENO/B-5)

Berita Terbaru