Banyak Warga Kotawaringin Barat Dinilai Belum Mau Melaporkan Kasus Kekerasan terhadap Anak

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 21 Juni 2019 - 18:06 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Warga Kotawaringin Barat dinilai masih banyak belum mau melaporkan kasus kekerasan terhadap anak.

Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Eni, menilai, masih banyak warga Kobar yang belum mau melapor ketika terjadi kasus kekerasan terhadap anak.

"Kasus kekerasan terhadap anak untuk tahun ini ada yang melapor dan sudah kita tangani tetapi masih banyak yang tidak lapor ketimbang yang lapor," ujarnya, Jumat, 21 Juni 2019.

Alasan warga yang tidak melaporkan kasus terhadap anak menurut dia karena itu merupakan aib keluarga. 

"Kan itu aib, jadi mereka tidak berani melapor," katanya.

Kasus kekerasan terhadap anak tahun 2018, di Kobar tercatat 18 perkara. Untuk tahun ini juga sudah ada yang ditangani pihaknya juga terkait dengan perlindungan anak ini bekerja sama dengan satgas PPA Polres Kobar.

Eni mengimbau, kalau ada korban kekerasan terhadap perempuan maupun anak silakan ke P2TP2A di Dinas DP3AP2KB. 

"Dalam kasus seperti ini kami hanya dapat memberikan informasi sebatas jumlah dan jenis kasus, jika kami memberikan informasi siapa dia alamatnya di mana saya malah terkena UU Perlindungan Anak," pungkasnya. (DANANG/B-5)

Berita Terbaru