Pelaku Penyerang Pendeta Tenggelam Loncat ke Sungai Saat akan Diamankan

  • Oleh James Donny
  • 23 Juni 2019 - 09:06 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pelaku penyerang pendeta di Kabupaten Pulang Pisau diduga tenggelam saat akan diamankan polisi, Sabtu malam, 22 Juni 2019.

Pelaku loncat ke air Sungai Anjir Kalampan, Pulang Pisau saat bersembunyi di atas pohon di tepi sungai.

Hingga Munggu pagi, 23 Juni 2019 anggota Polsek Kahayan Hilir dan Polair Polres Pulang Pisau masih melakukan upaya pencarian dengan menyisir sungai di belakang lokasi tempat kejadian perkara.

Kapolres Pulang Pisau AKBP Siswo Yuwono Bima Putra Mada melalui Kapolsek Kahayan Hilir Sugiharso mengatakan dari hasil penyelidikan terhadap saksi jika identitas pelaku sudah diketahui.

Berdasarkan keterangan korban saudara Daron A. Unjung bahwa berdasarkan ciri-ciri pelaku penganiayaan RM berusia 30 tahun warga Camba, Kabupaten Maros, Provinsi Sulewesi Selatan.

Berdasarkan keterangan keluarga pelaku, pelaku baru saja merantau ke Kalimantan untuk bekerja di Sampit.

Peristiwa terjadi pada Sabtu, 22 Juni 2019 sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu korban sedang menuju ke arah sungai di belakang rumah untuk membersihkan sampah.

Korban kemudian melihat ada seseorang yang sedang duduk sambil rebahan di dekat sungai, lalu korban menyapa (mengajak untuk bercakap-cakap) dengan mengucapkan sedang apa dek. Percakatan dengan jarak kurang lebih 1 meter.

Tapi tanpa diduga pelaku langsung berdiri menyerang korban dengan menggunakan potongan kayu bulat dengan panjang yang diambil dari dekat tempatnya duduk ke arah perut sebelah kanan korban.

"Akibat kejadian ini korban mengalami luka robek di bagian perut sebelah kanan dengan ukuran panjang luka 9,5 cm lebar 1,5 cm dan sudah dilakukan penanganan medis di RSUD Pulang Pisau," katanya. (JAMES DONNY/B-6)

Berita Terbaru