Kerajinan Getah Nyatu Warga Binaan Rutan Palangka Raya Makin Diminati

  • Oleh Agus Priyono
  • 25 Juni 2019 - 20:16 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rumah Tahanan atau Rutan Kelas IIA Palangka Raya kebajiran pesanan dalam kerajinan getah nyatu yang seluruhnya diolah warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang semakin dinikmati oleh masyarakat.

Kepala Rutan Kelas II A Palangka Raya, Akhmad Zaenal Fikri, melalui Kasubsi Bimbingan Kegiatan, Erik Sitohang, mengatakan, meski pesanan kerajinan getah nyatu yang sebagian besar dijadikan souvenir khas Kalimantan Tengah (Kalteng) masih musiman namun produk yang dibuat oleh WBP ini mendapat respon positif dari berbagai kalangan.

Melihat respon positif tersebut pihaknya terus mencari pasar untuk menjual produk kerajinan tersebut, salah satunya di kompleks Pasar Besar Kota Palangka Raya. Termasuk juga menerima dari sejumlah pesanan dari berbagai kalangan.

"Minatnya cukup bagus untuk suvenir hasil kerajinan dari WBP ini, dan setiap sore kami antar ke para pedangang di Pasar Besar. Untuk produk sendiri yang palig diminati yaitu gantungan kunci juga hiasan dinding berupa batang garing," jelas Erik, Selasa, 25 Juni 2019.

Selain itu, pihaknya juga mendapat pesanan dari gereja-gereja yang ada di Kota Palangka Raya, yang meminta hiasan dinding dengan motiv batang garing sebanyak 40 produk kerajinan.

"Untuk produk-produk ini kami jual dengan harga yang bervariatif. Berkisar Rp 200 ribu - Rp 250 ribu. Kemudian uangnya nanti tentunya kami berikan kepada warga binaan yang terlibat dalam pekerjaan ini," pungkasnya. (AGUS/B-5)

Berita Terbaru