Budidaya Kacang Koro Menjanjikan

  • Oleh Budi Yulianto
  • 25 Juni 2019 - 22:00 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Budidaya tanaman kacang koro dinila menjanjikan. Keuntungannya tidak bisa dianggap sebelah mata karena dalam 4 bulan bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp 16 juta untuk satu hektare.

"Target produksi perhektar 4 ton. Harganya Rp 4.000,- perkilogram. Jadi petani bisa mendapatkan penghasilan Rp 16 juta selama 4 bulan," Direktur Utama CV Andalan Tani Mandiri, H Sukarna Kamil, Selasa, 25 Juni 2019.

"Berarti, rata-rata satu bulan omsetnya Rp 4 juta," imbuhnya.

Untuk saat ini, petani yang menanam kacang koro adalah masyarakat penerima manfaat kelompok usaha bersama atau Kube dibawah binaan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam satu Kube, biasanya terdapat 10 orang. Soal pemasaran, mereka tidak perlu khawatir karena sudah ada kerjasama dengan CV tersebut yang siap membeli hasil panen.

"Yang sudah berjalan itu di daerah Kabupaten Pulang Pisau, Barsel dan Katingan. Target kita saat ini 4 ton perhektare," ungkapnya.

"Pemasarannya kita yang jamin. Karena ada kontrak antara kami dengan petani dan diketahui oleh pihak dinas," imbuhnya.

Berkaca dari hitungan keuntungan tersebut, tentu saja budidaya kacang koro dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. 

Bukan hanya dari sisi menanam lalu panen, tambahan pendapatan lainnya bisa diperoleh dengan mengolah kacang koro menjadi produk siap jual ke pasaran. Bahkan, harganya bisa mencapai Rp 50 ribu perkilo jika sudah jadi. 

"Budidaya kacang koro ini termasuk projek awal yang digagas Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah. Jadi dinas memberikan fasilitas kepada masyarakat berupa pengadaan benih maupun pupuk," katanya.

Berita Terbaru