Pra-Pelepasliaran 8 Orangutan Langkah Nyata Kepedulian SSMS

  • Oleh Ediya Moralia
  • 27 Juni 2019 - 15:36 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kegiatan pra-pelepasliaran delapan orangutan di Pulau Salat merupakan langkah nyata kepedulian PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS.

"Kami sangat mendukung Yayasan BOS dalam membantu delapan orangutan menjalani tahapan pra-pelepasliaran. Ini merupakan langkah nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan makhluk hidup," kata Direktur Utama SSMS Vallauthan Subraminam, Rabu, 26 Juni 2019.

Ia mengatakan itu saat menghadiri acara pra-pelepasliaran delapan orangutan di Pulau Badak Besar, gugusan Pulau Salat Nusa, Pulang Pisau. Hadir dalam acara itu Kepala Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah Adib Gunawan dan CEO Yayasan BOS Jamartin Sihite. 

Vallauthan menjelaskan, dalam menerapkan bisnis yang sustainable, perusahaan berpedoman pada salah satu nilai inti yaitu Care for The Environment. "Ini merupakan langkah nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan mahluk hidup," katanya. 

Selain menyiapkan lahan konservasi, lanjut Vallauthan, pihaknya juga membantu menyiapkan kebutuhan orangutan selama berada di lingkungan menyerupai habitat alaminya. 

"Kami menyadari pentingnya lingkungan dengan keberagaman hayati yang harus dijaga dengan baik. Hal tersebut menjadi aspek penting dari Kebijakan Keberlanjutan Perusahaan dan menjadi persyaratan mutlak keberhasilan sebuah industri," kata Direktur Utama SSMS itu.

Siaran pers SSMS menyebutkan, kawasan Pulau Salat yang difasilitasi dan dikelola SSMS bersama Yayasan BOS memiliki daya dukung ideal. Kawasan ini dipenuhi dengan vegetasi yang terpelihara baik, terisolasi oleh air sungai sepanjang tahun. Selain itu tidak teridentifikasi memiliki populasi orangutan liar, cukup luas mendukung kemampuan adaptasi, sosialisasi, dan ketersediaan pakan orangutan. (m)

Berita Terbaru