Yantenglie Nyatakan tak Tahu Soal Transfer Rp 100 Miliar

  • Oleh Agus Priyono
  • 27 Juni 2019 - 21:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa di Pengadilan Tipikor Palangka Raya, Kamis, 27 Juni 2019, terdakwa kasus tindak pidana korupsi mantan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie menyatakan tak tahu soal pemindahan uang kas daerah Rp 100 miliar dari Bank Kalteng ke BTN Pondok Pinang.

Di hadapan majelis hakim diketuai Agus Windana terdakwa mengatakan jika setelah dikeluarkan SK dan MoU, pengurusan uang kas daerah yang berpindah ke BTN adalah tanggungjawab bendahara umum daerah (BUD).

"Saya tidak tahu adanya transfer, kesepakatan Rp 100 miliar itu BUD yang tahu," ujar Yantenglie di persidangan.

Berbeda dengan Yantenglie, jaksa penuntut umum, Tommy Aprianto mengatakan, keterangan terdakwa tersebut tidak relevan dengan fakta yang terungkap dalam persidangan.

Menurut jaksa, sejak awal terdakwa sudah tahu perihal uang Rp 100 miliar tersebut karena permohonan pemindahan uang kas daerah ke BTN Pondok Pinang lebih dulu diterima terdakwa.

"Terdakwa yang pertama kali menerima permohonan bank itu melalui Teguh Handoko, sangat tidak wajar jika terdakwa tidak tahu," ujarnya usai persidangan. (AGUS/B-5)

Berita Terbaru