Kepala Dinas Pendidikan Prihatin Kepala SMPN 8 Palangka Raya Kena OTT

  • Oleh Agus Priyono
  • 29 Juni 2019 - 20:22 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Palangka Raya, Syahdin Hasan mengaku prihatin atas kasus operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Kepala SMPN 8 Palangka Raya.

Menurutnya, OTT yang dilakukan Kejaksaan Negeri Palangka Raya ini merupakan tamparan keras yang bisa dijadikan pelajaran, sehingga ke depannya tidak terjadi lagi.

"Pada dasarnya saya prihatin dengan kejadian itu. Harapannya ini bisa jadi pelajaran kepada semua. Tadi pagi saya juga sudah mengingatkan semuanya melalui pesan singkat agar tidak melakukan perbuatan melanggar seperti itu," ujar Syahdin Hasan via telepon, Sabtu, 29 Juni 2019.

Syahdin juga mengomentari terkait dasar pemerasaan yang dilakukan oleh oknum kepsek. Perbuatan melawan hukum itu terjadi karena adanya siswa yang tidak naik kelas karena alpa yang kemudian dimanfaatkan dengan cara membayarkan sejumlah uang agar anak didik tersebut bisa tetap naik kelas.

Dia mengatakan jika sekolah mempunyai aturan disiplin yang mana salah satunya adalah kehadiran dalam mengikuti pelajaran. Jika melewati batas toleransi yang diberikan tentu akan ada konsekuensinya.

"Disiplin dalam pendidikan itu penting, karena itu membentuk karakter. Kemudian orang tua juga harus ikut melibatkan diri mencegah hal itu, karena keterlibatan orang tua dalam pendidikan itu penting," sebut Sahdin yang juga pernah menjadi guru ini.

Selanjutnya Syahdin menyerahkan sepenuhnya kasus OTT ini kepada pihak kejaksaan untuk memprosesnya sesuai prosedur hukum yang berlaku. "Selanjutnya silahkan yang berwenang mengaturnya," tutupnya. (AGUS/B-6)

Berita Terbaru