Anak-Anak Desa Nihan Hilir Gunakan Rakit Menuju Sekolah

  • Oleh Ramadani
  • 30 Juni 2019 - 14:50 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh – Anak-anak Desa Nihan Hilir, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, terpaksa menggunakan rakit untuk pergi ke sekolah lantaran jembatan gantung di desa mereka roboh.

Robohnya jembatan gantung itu sangat mengganggu aktivitas masyarakat.

Sebab jembatan ini merupakan satu-satunya akses terdekat anak-anak untuk menuju ke sekolah.

“Kegiatan seperti ini yakni menggunakan rakit telah dilakukan warga selama beberapa tahun, sebelum jembatan darurat dibangun oleh pemerintah daerah,” terang Kepala Desa Nihan Hilir, Andirjem kepada borneonews.co.id.

Tentunya, penggunaan rakit untuk menyeberangi sungai ini membuat masyarakat khawatir sekaligus waswas, terlebih anak-anak yang akan pergi ke sekolah.

“Beruntung sampai dengan saat ini, tidak ada korban jiwa selama masyarakat mengunakan rakit untuk beraktivitas,” terangnya.

Dia mengharapkan, pemerintah daerah dapat segera meembangun jembatan permanen agar akses masyarakat menjadi lancar serta perekonomian masyarakat juga meningkat. (RAMADHANI/B-2)

Berita Terbaru