Pencegahan Karhutla Perlu Pendekatan ke Masyarakat

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 01 Juli 2019 - 11:26 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota  Palangka Raya menilai pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla tidak bisa dilakukan hanya dengan spanduk imbauan.

Sebagai langkah optimalisasi pencegahan sangat diperlukan pendekatan persuasif ke masyarakat luas. Agar nantinya mereka tidak melakukan pembakaran secara sembarangan.

"Perlu sosialisasi dan pendekatan langsung ke masyarakat pemilik lahan agar pesannya lebih sampai dan optimal," sebut Plt Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Supriyanto, Senin, 1 Juli 2019.

Pendekatan ini, lanjut dia, memerlukan peran aktif dari ketua rukun tetangga (RT) di tiap kawasan. Ketua RT ini perlu aktif untuk mendata dan mengidentifikasi lahan masyarakatnya.

"Saat melakukan pendataan ini bisa dilaksanakan sekaligus menyebarkan pengumuman dan pendejatan sosial bersama warganya," sebut dia.

Supriyanto juga menekankan untuk penyebaran pengumuman dan ajakan masyarakat terkait pencegahan karhutla bisa dilaksanakan secepat mungkin. Mulai pada awal bulan Juli 2019.

"Rencana aksi penyebaran pengumuman dan imbauan wali kota tentang kebakaran hutan dan lahan bisa dimulai dari sekarang. Kita perlu menggandeng camat, lurah RT sampai ke anggota tim satgas," tandasnya. (HERMAWAN DP/B-5)

Berita Terbaru