Sopir Bus Yessoe Kecelakaan Maut Diduga Konsumsi Narkoba

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 02 Juli 2019 - 11:06 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Sopir angkutan Bus Yessoe KH 7121 GI yang mengalami kecelakaan maut di Jalan Trans Kalimantan KM 39, Desa Penopa, Kecamatan Lamandau, kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, pada Senin, 1 Juli 2019, diduga dalam pengaruh narkoba. 

"Dugaan itu memang ada," kata Kapolres Lamandau, AKBP Andiyatna saat mengunjungi korban luka-luka di RSUD Lamandau.

Andiyatna menjelaskan, tetapi itu baru merupakan dugaan awal. Polres Lamandau rencananya akan memberikan keterangan lebih lengkap Selasa, 2 Juli 2019, hari ini.

"Itu baru dugaan awal ya, belum bisa kita pastikan. Kita akan konferensi pers soal ini," kata Andiyatna. 

Dia menambahkan, kedua sopir Yessoe baik sopir inti maupun sopir cadangan dalam selamat pada kecelakaan otu. Keduanya kini diamankan di Polres Lamandau untuk menjalani pemeriksaan.

Polres juga terus mendalami keterangan dari berbagai pihak termasuk korban selamat. Terlebih, sejumlah penumpang menyebutkan sopir mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan, sekalipun sudah beberapakali diprotes penumpang. 

Kecelakaan maut yang melibatkan bus tujuan Pontianak - Sampit itu membawa 45 orang, meliputi 43 penumpang dan dua sopir. Peristiwa nahas itu menewaskan tiga orang penumpang, dan puluhan lainnya luka-luka. 

(HENDI NURFALAH/B-11)

Berita Terbaru