Ini Cerita Staf RSSI tentang Persiapan Penanganan Korban Kecelakaan Bus Yessoe

  • Oleh Wahyu Krida
  • 02 Juli 2019 - 13:52 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Persiapan penanganan korban kecelakaan bus Yessoe di RSUD Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun, sebenarnya sudah disiapkan saat kabar musibah tersebut menyebar di ruang publik, Senin, 1 Juli 2019.

Kasi Pelayanan Rawat Inap RSSI Aimandinata, Selasa,  2 Juli 2019 menjelaskan, saat pihaknya mendengar kabar musibah tersebut, jajaran pimpinan RS langsung menggelar rapat persiapan singkat.

"Karena menurut prediksi kami, korban luka yang dianggap berat bakal dirujuk ke RSSI Pangkalan Bun  dari RS Lamandau. Usai rapat, staf langsung menyiapkan segala sesuatunya mulai dari IGD, bedah sentral hingga ruang perawatan," jelas Aiman.

Ternyata, lanjut Aiman, prediksi yang mereka terbukti. "Sekitar pukul 16.50 WIB, ada tujuh korban luka tiba dan menjalani perawatan di RSSI," jelasnya.

Selain itu, Aiman mengatakan, tiga jenazah korban tewas dalam musibah tersebut juga tiba pada malam hari sekitar tengah malam.

"Jenazah korban rencananya  bakal dipulangkan ke kampung halaman ,Selasa, 2 Juli 2019 sekitar pukul 15.00 WIB melalui Bandara Iskandar Pangkalan Bun, menggunakan maskapai NAM Air dengan rute Pangkalan Bun - Soekarno Hatta - Kuala Namu," jelas Aiman. (WAHYU KRIDA/B-2)

Berita Terbaru