Harga Sayur di Pasar SAIK Kuala Pembuang Belum Normal

  • Oleh Reno
  • 02 Juli 2019 - 17:02 WIB

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Ketersedian harga sayur di pasar sayur dan ikan atau SAIK Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan masih ketergantungan dengan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Hal ini menyebabkan harga sayur di pasar kebanggan warga Kuala Pembuang dan sekitar ini masih belum normal. Karena sayur lokal belum mampu menyuplaik permintaan dari para pedagang di Pasar SAIK.

Weny, pedagang sayur di Pasar SAIK menyampaikan bahwa harga sayur jenis karawila mengalami kenaikan harga dari Rp 10 ribu kini menjadi Rp 16 ribu per kilo gram.

"Biasanya Rp 10 ribu. Sekarang naik, karena sayur dari daerah sini kosong. Sayur ini dipasok dari Sampit," kata Weny, Selasa 2 Juli 2019.

Menurut Weny, harga sayur yang lainnnya juga mengalami kenaikan harga. Karena permintaan cukup banyak sedangkan ketersedian dari lokal masih kosong.

"Untuk gembili saja yang memang dipasok dari sini. Jadi tidak ada kenaikan harga. Cabai juga harganya ada kenaikan," jelasnya. (RENO/B-6)


TAGS:

Berita Terbaru