Warga Desa Lemo Dukung Pembangunan Jalan Lemo-Batapah

  • Oleh Ramadani
  • 02 Juli 2019 - 22:06 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Masyarakat Desa Lemo I dan Lemo II, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, mendukung pembangunan jalan lintas dari ibu kota kabupaten menuju ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.

Sekretaris Desa (Sekdes) Lemo II Edi Suryadi, Selasa, 2 Juli 2019, mengatakan bahwa pemerintah desa dan masyarakat sangat berterima kasih dengan Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Pasalnya, desa mereka akan menjadi alternatif pembangunan jalan lintas kabupaten.

Edi Suryadi menyampaikan bahwa jalan yang dibangun juga sebagai jalan usaha tani. “Selain untuk kepentingan lalu lintas kabupaten juga digunakan warga untuk pergi menuju ladang (lahan pertanian dan perkebunan), baik Lemo II dan Lemo I."

Jalan usaha tani yang sedang dibangun dimulai dari Dusun Durian Ramba Desa Lemo I. Jalan itu nantinya yang dicanangkan menjadi  lintas provinsi tembus ke kilometer 21 jalan houling PT Pama.

“Saat ini tengah dilakukan penggarapan jalan, hal ini tidak lain untuk mempercepat penyelesaian. Karena bila jalan sudah selesai, maka jarak tempuh dari Muara Teweh ke Kota Palangka Raya kurang lebih hanya 5 jam. Apalagi Pemkab Barito Utara beberapa bulan lagi melaksanakan pembangunan jembatan penyeberangan yang menghubungkan Desa Lemo I dan II dengan Kota Muara Teweh,” katanya.

Untuk saat ini, jelasnya lagi, pengerjaan jalan sedang dilakukan. Bupati Barito Utara Nadalsyah setiap akan bepergian ke Palangka Raya selalu melalui jalan ini sekaligus melihat langsung proses pembangunan.

Ia juga mengatakan pembangunan jalan menuju Palangka Raya, selain memperpendek jarak tempuh, juga membuka keterisolasian warga, terutama para petani ke kebun dan ladang.

"Dengan terus dilaksanakan pembangunan jalan alternatif ini, maka mempercepat selesainya kendati masih menggunakan koral untuk dilewati," katanya.

Warga juga berharap dengan selesainya jalan itu bisa secepatnya dilakukan pengerasan. Selain itu, bisa dipastikan warga Murung Raya yang ingin ke Palangka Raya akan melalui jalan itu.

“Oleh karena itu, pembangunan jalan akan membuka akses perekonomian, khususnya warga di dua desa dan juga warga lainnya." (RAMADANI/B-3)

Berita Terbaru