Antisipasi Karhutla SPTN Wilayah III Sebangau Bangun 250 Sumur Bor

  • Oleh Abdul Gofur
  • 03 Juli 2019 - 00:00 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau tahun ini, Seksi Pengelolaan Taman Nasional atau SPTN Wilayah III Sebangau membangun 250 sumur bor.

Ratusan sumut bos itu tersebar di Kecamatan Mendawai, Kabupaten Katingan.

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Sebagau wilayah III Katingan Perie Ariesandi melalui Polisi Kehutanan atau Polhut Seksi Pengelolaan Taman Nasional SPTN Sebangau, Genta Rahmansyah, Selasa, 2 Juli 2019, mengatakan bahwa selain sumur bor pihaknya juga membangun dam atau bendungan.

"Pembuatan sumur bor itu berada di dua wilayah, yakni di Mendawai 150 sumur dan di Muara Bulan sebanyak 100 sumur yang semuanya masuk wilayah Kecamatan Mendawai," kata Genta Rahmansyah.

Menurutnya, pembuatan sumur bor ini untuk mengantisipasi musim kemarau tahun ini yang diperkirakan cukup panjang.

Sehingga jika terjadi kebakaran hutan dan lahan, sumur bor itu akan bisa dimanfaatkan sebagai sumber air.

Sementara itu, fungsi dari pembangunan bendungan untuk menahan air saat musim kemarau, sehingga diharapkan permukaan tanah tidak cepat mengering.

Menurut Genta, sebagian besar wilayah Taman Nasional Sebangau di Kabupaten Katingan yang berada di tiga wilayah kecamatan, yakni Kamipang, Mendawai, dan Katingan Kuala, terdiri dari gambut tebal. Bahkan tanah gambut ini bisa sampai kedalaman hingga lebih dari 10 meter.

Sehingga jika lahan gambut itu terbakar saat musim kemarau akan sulit untuk dipadamkan.(ABDUL GOFUR/B-3)

Berita Terbaru