Tersangka Sabu Polda Kalteng Pelajar Salah Satu SMK di Sampit

  • Oleh Naco
  • 04 Juli 2019 - 12:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Salah satu tersangka sabu yang diamankan Polda Kalteng ternyata masih berstatus sebagai pelajar.  Dari identitas yang diperoleh, tersangka itu berusia 16 tahun itu dan merupakan siswa SMK Negeri yang cukup favorit di Sampit.

Tersangka juga merupakan anak napi sabu yang menjalani tahanan di Lapas Sampit. Sementara rekannya yang juga di bawah umur sudah putus sekolah dan hanya tamat SD, anak napi sabu berinisial SLM.

Dari sepak terjang di dunia narkotika ayah tersangka merupakan napi sabu yang sempat diperiksa petugas BNN Provinsi Kalteng, atas rentetan kasus sabu sipir Lapas Sampit, Ketut Widian Arisandi.

Namun dia tidak sampai jadi tersangka lagi lantaran membantah sabu itu miliknya. Sedangkan SLM napi sabu. Bahkan, beberapa waktu lalu anaknya BMS juga kembali masuk kedua kalinya dan kini adik BMS masuk menyusul keduanya.

"Kita hanya baru menerima surat pemberitahuan saja. Pemberitahuan penyitaan," kata Kasi Pidana Umum Kejari Kotim, Lutvi Tri Cahyanto, Kamis, 4 Juli 2019.

Kedua tersangka diamankan pada Sabtu 22 Juni 2019. Anak NRD diamankan di Jalan Yos Sudarso, samping Museum Kayu, Kelurahan MB Hilir, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotim.

Sementara anak SLM diamankan di Jalan Muchran Ali, Gang Kaca Piring, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotim.

Dari keduanya diamankan 2 paket besar sabu dengan berat 9,91 gram serta barang bukti lain seperti kotak, tisu, ponsel, dan kendaraan bermotor. (NACO/B-11)

Berita Terbaru